Perlunya Tindakan Reflektif Terhadap Pembelajaran Yang Telah Dilakukan Kemampuan seorang Pendidik merefleksikan pelaksanaan pembelajaran mer...
Perlunya Tindakan Reflektif Terhadap Pembelajaran Yang Telah Dilakukan
Kemampuan seorang Pendidik merefleksikan pelaksanaan pembelajaran merupakan keterampilan yang sangat penting untuk dikembangkan. Dengan berefleksi, merenungkan, dan menganalisis apa saja yang telah dilakukan serta pengaruhnya-- akan dapat menemukan kelebihan dan kelemahan pelaksanaan pembelajaran.
Selanjutnya hal tersebut akan berkontribusi pada pembaharuan hal-hal yang sudah baik, tidak mengulangi kesalahan yang sama, dan mencari jalan keluar untuk memecahkan kelemahan yang ditemukan dan masalah yang dihadapi. Salah satu sarana yang dapat membantu melakukan refleksi adalah Jurnal Reflektif.
Jurnal Reflektif merupakan kumpulan catatan perenungan dan analisis tentang proses kinerja serta rencana tindak lanjut untuk hal-hal yang ditemukan dalam perenungan tersebut. Menulis Jurnal reflektif dapat menjadi sumber inspirasi untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan melakukan Penelitian Tindakan Kelas.
Pengertian Jurnal Reflektif
Jurnal dalam segala bentuknya dapat didefinisikan sebagai alat untuk mencatat pikiran, pengalaman harian ataupun sudut pandang seseorang (Hiemstra, 2001).
Sedangkan kegaiatan reflektif menurut Richards and Lockhart (1997) mengacu kepada kegiatan dimana guru atau calon guru mengumpulkan data tentang kegiatan mengajar, prilaku mengajar, asumsi dan kepercayaan guru tentang praktek mengajar kemudian data tersebut digunakan sebagai bahan refleksi praktek mengajar guru.
Secara sederhana, Jurnal refleksi mengajar dapat didefinisi sebagai catatan guru terkait dengan hal-hal yang terjadi pada suatu proses pelaksanaan pembelajaran. Catatan ini bisa berisi tentang kejadian, permasalahan ataupun hal-hal menarik lainnya yang terjadi selama proses pembelajaran berlangsung.
Jurnal mengajar adalah salah satu cara yang dapat ditempuh oleh seorang guru untuk mengembangkan keprofesionalan berkelanjutannya. (Richards dan Farrell. 2005)
Jurnal reflektif adalah salah satu metode refleksi diri yang paling banyak digunakan dapat berisikan catatan refleksi dan evaluasi diri guru atau catatan-catatan tentang hal-hal yang menarik yang terjadi didalam kelas. (Scales. 2011)
Memanfaatkan jurnal reflektif Pembelajaran
Beberapa manfaat yang dapat diperoleh dalam menulis jurnal reflektif. Diantaranya:
- Jurnal reflektif sebagai investasi dalam pengembangan diri melalui kepekaan terhadap pola pikir dan perasaan.
- Untuk kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB) bagi guru untuk peningkatan karir dan jabatannya.
- Jurnal Reflektif mengajar sebagai dasar untuk merencanakan kegiatan pengembangan diri.
- Tidak hanya bermanfaat bagi guru, hasil analisis seperti ini juga dapat digunakan oleh sekolah sebagai dasar untuk menyusun program peningkatan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan disekolah.
- Jurnal Reflektif mengajar sebagai dasar untuk merencanakan kegiatan Publikasi Ilmiah dan Karya Inovatif.
TABEL KRITERIA JURNAL DESKRIPTIF, EVALUATIF DAN REFLEKTIP
![]() |
| SIKLUS REFLEKSI |
Sumber : Modul Multimedia KK-J



COMMENTS