Pengertian Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Arikunto dkk (2006) mengartikan penelitian tindakan kelas sebagai suatu pencermatan ter...
Pengertian Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Arikunto dkk (2006) mengartikan penelitian tindakan kelas sebagai suatu pencermatan terhadap kegiatan belajar berupa sebuah tindakan, yang sengaja dimunculkan dan terjadi dalam sebuah kelas secara bersama. Oleh karena itu penelitian tindakan yang dilakukan oleh guru ditujukan untuk meningkatkan situasi pembelajaran yang menjadi tanggung jawabnya.
”Kapan seorang guru secara tepat dapat melakukan Penelitian Tindakan Kelas?” Jawabnya:
Ketika guru ingin meningkatkan kualitas pembelajaran yang menjadi tanggung jawabnya dan sekaligus ia ingin melibatkan peserta didiknya dalam proses pembelajaran. Karena itu dapat dikatakan bahwa tujuan utama PTK adalah untuk mengubah perilaku pengajaran guru, perilaku siswa di kelas, dan/atau mengubah kerangka kerja pelaksanaan pembelajaran di kelas oleh guru.
Prinsip Penelitian Tindakan Kelas (PTK)
Prinsip yang menjadi perhatian saat melaksanakan Penelitian Tindakan Kelas dikemukakan oleh Hopkins (dalam Aqib, 2007) ada enam, yaitu:
- Metode yang digunakan saat melaksanakan PTK, sedapat mungkin tidak mengganggu komitmen guru sebagai pengajar, karena sudah menjadi tugas utamanya adalah mengajar.
- Cara pengumpulan data yang digunakan tidak menuntut waktu yang berlebihan karena justru dilakukan dalam proses pembelajaran yang alami di kelas sesuai dengan jadwal;
- Metodologi yang digunakan harus reliable, sehingga memungkinkan guru mengidentifikasi serta merumuskan hipotesis secara meyakinkan, mengembangkan strategi yang dapat diterapkan pada situasi kelasnya, serta memperoleh data yang dapat digunakan untuk ”menjawab” hipotesis yang dikemukakannya.
- Masalah penelitian yang menjadi perhatian guru hendaknya masalah yang cukup merisaukannya di kelasnya sendiri, sehingga guru tersebut memiliki komitmen terhadap pemecahan masalah sebagai bentuktanggung jawab profesionalnya sebagai guru.
- Dalam menyelenggarakan PTK, guru harus selalu bersikap konsisten dan memiliki kepedulian tinggi terhadap proses dan prosedur yang berkaitan dengan pekerjaannya;
- Meskipun PTK dilaksanakan di dalam kelas atau pada mata pelajaran tertentu yang merupakan tanggung jawab seorang guru, akan tetapi dalam pelaksanaannya selayaknya tetap memperhatikan perspektif visi dan misi sekolah secara keseluruhan.
Karakteristik Penelitian Tindakan Kelas (PTK)
PTK itu situsional, yaitu berkaitan dengan mendiagnosis masalah dalam konteks tertentu, misalnya di kelas dalam sekolah dan berupaya menyelesaikan dalam konteks itu. Masalahnya diangkat dari praktek pembelajaran keseharian yang benar-benar dirasakan oleh guru dan/atau siswanya. Kemudian diupayakan penyelesaiannya demi peningkatan mutu pendidikan, prestasi siswa, profesi guru, dan mutu sekolahnya, dengan jalan merefleksi diri, yaitu sebagai praktisi dalam pelaksanaan penuh keseharian tugas-tugasnya, sekaligus secara sistematik meneliti praktisnya sendiri.
PTK setidaknya memiliki 5 karakteristik (Iskandar,2009), yaitu:
- Didasarkan pada masalah yang dihadapi guru dalam instruksional;
- Adanya kolaborasi dalam pelaksanaannya;
- Peneliti sekaligus sebagai praktisi yang melakukan refleksi;
- Bertujuan memperbaiki dan atau meningkatkan kualitas praktek instruksional dan;
- Dilaksanakan dalam rangkaian langkah dengan beberapa siklus.
Tujuan PTK
Tujuan PTK menurut Iskandar (2009) antara lain:
- Memperbaiki dan meningkatkan mutu isi, masukan, proses, serta hasil pendidikan dan pembelajaran di kelas dan atau di sekolah;
- Membantu guru dan pendidik lainnya mengatasi masalah pembelajaran dan pendidikan di dalam dan di luar kelas;
- Mencari jawaban secara ilmiah (rasional, sistimatis, empiris) mengapa dan bagaimana masalah pembelajaran dapat dipecahkan melalui tindakan;
- Meningkatkan sikap profesional sebagai pendidik;
- Menumbuhkembangkan budaya akademik di lingkungan sekolah sehingga tercipta sikap proaktif di dalam melakukan perbaikan mutu pendidikan dan pembelajaran secara berkelanjutan.
Manfaat PTK
Manfaat yang dapat diperoleh jika guru mau dan mampu melaksanakan penelitian tindakan kelas, antara lain:
- Dengan tumbuhnya budaya meneliti pada guru dari dilaksanakannya PTK yang berkesinambungan, berarti kalangan guru makin diberdayakan mengambil prakarsa profesional yang semakin mandiri, percaya diri, dan makin berani mengambil resiko dalam mencobakan hal-hal baru (inovasi) yang patut diduga akan memberikan perbaikan serta peningkatan.
- Pengetahuan yang dibangunnya dari pengalaman semakin banyak dan menjadi suatu teori, yaitu teori tentang praktek pembelajaran yang baik.
- Pengalaman dalam PTK akan menjadikan guru berani menyususn sendiri kurikulum dari bawah, dan menjadikan guru bersifat lebih mandiri.
- Adanya inovasi pembelajaran;
- Pengembangan kurikulum di tingkat sekolah dan di tingkat kelas, dan
- peningkatan profesionalisme guru (Aqib, 2007).
Model-Model PTK
Pada prinsipnya PTK dimaksudkan untuk mengatasi suatu permasalahan yang terdapat di dalam kelas. Sebagai salah satu penelitian yang dimaksudkan untuk memecahkan permasalahan di dalam kelas, menyebabkan terdapat beberapa model atau desain yang dapat diterapkan.

COMMENTS